Thursday, July 21, 2016

KELOR TANAMAN AJAIB DENGAN SEJUTA MANFAAT


KELOR SUMBER NUTRISI BAGI KESEHATAN

Tanaman Kelor sangat dikenal di kalangan masyarakat Indonesia, bahkan sebagian masyarakat mempercayai mitos bahwa tanaman kelor dianggap pohon sakti. Hal inilah yang memunculkan mitos bahwa daun tanaman kelor bisa mengalahkan kekuatan mahluk halus dan jawara sakti yang memiliki kekuatan dengan bantuan mahluk halus kesaktiannya akan hilang bila tubuhnya terkena daun kelor.

Di kawasan Ethiopia, Somalia dan Sudan tanaman kelor sudah sejak lama menjadi tradisi penduduknya untuk menanam pohon kelor. Tanaman kelor telah menjadi bagian didalam kehidupan sehari-hari penduduk setempat sebagai bahan sayuran, bahan baku obat-obatan dan juga untuk diperdagangkan. Di kawasan Arba Minch dan Konso pohon kelor digunakan sebagai tanaman untuk penahan longsor, konservasi tanah dan terasering. Sehingga pada musim hujan walau dalam jumlah yang paling minimal, jatuhan air hujan akan dapat ditahan oleh system akar kelor dan pada musim kemarau akan menjadi tabungan air, di sekitar akar kelor akan menjadi sumber air bagi tanaman lain. Karena system akar kelor cukup rapat bencana longsor jarang terjadi.


Berdasarkan hasil riset dari Anna Technologi University, Tamilnadu, India, C. Senthil Kumar membuktikan bahwa daun kelor berkhasiat sebagai hepatoprotektor alias pelindung hati. Menurut dr, Sidi Aritjahja seorang dokter dan sekaligus herbalis di Yogyakarta, menyatakan bahwa kelor mengandung antioksidan yang sangat tinggi dan sangat bagus untuk penyakit yang berhubungan dengan masalah pencernaan , misalnya luka usus dan luka lambung. Minumlah rebusan daun kelor selagi air hangat, sebab efek anti oksidan masih kuat dalam keadaan hangat.
Demikian pula menurut Dr. Wahyudi Halim , Tanggerang Selatan, Propinsi Banten, kelor memiliki energy dingin, herbal seperti ini cocok untuk mengatasi penyakit dengan energy panas atau kelebihan atau kelebihan energy seperti radang atau kanker. Cara mengkonsumsinya dengan merebus 3 tangkai pada segelas air kemudian minum airnya hangat-hangat.

Tanaman Kelor atau merunggai ( Moringa Oleifera ) adalah jenis tumbuhan yang termasuk kedalam suku Moringaceae. Tinggi batang tanaman  7 – 11 m, batang berkayu ( lignosus ), tegak berwarna putih kotor, kulit tipis, permukaan kasar, percabangan sympodial, arah cabang tegak atau miring, cenderung tumbuh dan memanjang. Daun majemuk, bertangkai panjang, tersusun berseling, beranak daun gasal ( imparipinnatus ), helai daun saat muda berwarna hijau muda. Buah berbentuk panjang bersegi tiga, panjang 20-60 cm, buah muda berwarna hijau dan setelah tua menjadi coklat, bentuk biji bulat berwarna coklat kehitaman, berbuah setelah berumur 12-18 bulan. Akar tunggang berwarna putih, membesar seperti lobak.

Nama-nama lain untuk tanaman kelor, diantaranya :
a.      Indonesia              : Kelor
b.     Jawa                     : Limaran
c.      Inggris                  : Moringa, ben oil tree, clarifier tree, drumstick tree.
d.     Melayu                 : Kalor, merunggai, sajina
e.      Vietnam               : Chùm ngây
f.       Thailand               : Ma-rum
g.     Philipina               : Malunggai

Klasifikasi ilmiah tanaman kelor :
a.     Kingdom               : Plantae
b.     Divisi                    : Magnoliophyta
c.      Kelas                    : Magnoliopsida
d.     Ordo                     : Brassicales
e.      Famili                   : Moringaceae
f.       Genus                   : Moringa
g.     Spesies                  : M. oleifera
h.     Nama binomial  Moringa oleifera sinonim Moringa pterygosperma, Gaertn.

CARA MENANAM ATAU BUDI DAYA

Tanaman kelor relative cukup mudah tumbuh dan memiliki daya tahan yang baik terhadap perubahan iklim, dapat tumbuh di dataran rendah maupun tinggi sampai di ketinggian 1000 mdpl. Cara budidaya tanaman kelor dapat dilakukan dengan biji atau juga dilakukan dengan stek batang.

Bila akan menanam kelor dengan biji maka harus dipilih biji kelor yang berkualitas baik dari polong kelor yang sudah tua, buka polongnya kemudian ambil bijinya dan jemur diterik matahari selama 1 hari. Rendam biji kelor kering dengan menggunakan air hangat, pilih biji kelor yang tenggelam saja kemudian tanamlah biji kelor pada media tanam persemaian yang telah disiapkan. Media persemaian dapat menggunakan polybag berisi tanah yang telah dicampur pupuk, biji kelor akan menjadi kecambah selama 7-12 hari setelah disemai.

Setelah biji tumbuh mencapai 15 cm pindahkan ke polybag yang lebih besar sampai bibit kelor akan dipindah ke lahan tanam permanen.

Untuk menanam kelor dengan stek batang harus dipilih batang yang tidak terlalu tua atau tidak terlalu muda kira-kira diameter 3 – 5 cm, potong batang pohon kelor dengan panjang 30 – 50 cm  menggunakan pisau yang tajam dan bersih, pemotongan sebaiknya datar agar akar yang tumbuh lebih banyak. Masukan potongan batang pohon kelor ke polybag, letakan di tempat yang teduh, lakukan penyiraman sampai bibit kelor tumbuh.


KANDUNGAN TANAMAN KELOR

Kandungan Nutrisi, vitamin dan asam amino pada tanaman kelor sangat luar biasa, sehingga tanaman kelor disebut tanaman ajaib yang menjadi perhatian dunia . Tanaman ini memberikan harapan dapat menyelamatkan jutaan manusia yang kekurangan gizi.
Seluruh bagian tanaman kelor dapat dimanfaakan untuk pengobatan, menjaga dan meningkatkan derajat kwalitas kesehatan manusia sebagai sumber asupan gizi.

Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) menganjurkan agar bayi dan anak-anak  pada masa pertumbuhan mengkonsumsi daun kelor, karena daun kelor memiliki kandungan nutrisi dengan jumlah berkali lipat dibanding sumber nutrisi lainnya. Seperti dalam table berikut :


    DAUN KELOR SEGAR


DAUN KELOR KERING
Setara dengan 7 (tujuh)  kali Vitamin C yang terdapat pada jeruk segar
Setara dengan ½ (setengah) kali Vitamin C yang terdapat pada jeruk segar
Setara dengan 4 (empat) kali Vitamin A yang terdapat pada wortel.
Setara dengan 10 (sepuluh) kali Vitamin A yang terdapat dalam wortel
Setara dengan 4 (empat) kali kalsium yang terdapat pada susu
Setara dengan 17 (tujuh belas) kali kalsium yang terdapat pada susu
Setara dengan 3 (tiga) kali kalium yang terdapat pada pisang
Setara dengan 15 (lima belas) kali kalium yang terdapat pada pisang
Setara dengan 2 (dua) kali Protein yang terdapat pada yogurt
Setara dengan 9 (sembilan) kali Protein yang terdapat pada yogurt
Setara dengan ¾ (tiga perempat) kali Zat Besi yang terdapat pada Bayam

Setara dengan 25 (dua puluh lima) kali Zat Besi yang terdapat pada Bayam



TABEL NUTRISI, VITAMIN DAN ASAM AMINO YANG TERKANDUNG DALAM TANAMAN KELOR :


Nutritional Analysis

Satuan
Per 100 gram bahan
Polong
Daun Segar
Serbuk Daun
NUTRISI
Kandungan Air
Kalori
Protein
Lemak
Karbohidrat
Serat
Mineral
Kalsium (Ca)
Magnesium (Mg)
Fospor (P)
Potassium (K)
Copper (Cu)
Zat Besi (Fe)
Asam Oksalat
Shulphur (S)
( % )
Cal
gram
gram
gram
gram
gram
mg
mg
mg
mg
mg
mg
mg
mg
86.9
26.0
2.5
0.1
3.7
4.8
2.0
30.0
24.0
110.0
259.0
3.10
5.30
10.0
137.0
75.0
92.0
6.7
1.7
13.4
0.9
2.3
440.0
24.0
70.0
259.0
1.1
0.7
101.0
137.0
7.50
205.0
27.1
2.3
38.2
19.2
-
2003.0
368.0
204.0
1324.0
0.6
28.2
0.0
870.0
VITAMIN
Vitamin A – B carotene
Vitamin B – Choline
Vitamin B1 – Thiamin
Vitamin B2 – Riboflavin
Vitamin B3- Nicotinic Acid
Vitamin C – Ascorbic Acid
Vitamin E -  Tocopherols Acetate

mg
mg
mg
mg
mg
mg
mg
0.10
423.00
0.05
0.07
0.20
120.00
-
6.80
423.00
0.21
0.05
0.80
220.00
-
16.30
-
2.6
20.5
8.20
17.30
113.0
ASAM AMINO
Arginine
Histidine
Lysine
Tryptophan
Phenylanaline
Methlonine
Threonine
Leucine
Isoleucine
Valine

mg
mg
mg
mg
mg
mg
mg
mg
mg
mg
360
110
150
80
430
140
390
650
440
540
406.60
149.80
342.4
107
310.30
117.70
117.70
492.2
299.60
374.50
1325
613
1325
425
1388
350
1188
1950
825
1063


MANFAAT UTAMA DAUN KELOR :

Hasil kajian studi Organisasi Kesehatan Dunia WHO bahwa tanaman kelor telah memberi kontribusi sebagai penambah kesehatan berharga murah selama 40 tahun ini di negara-negara termiskin di dunia.
Manfaat utama yang dimiliki oleh daun Kelor  diantaranya sebagai berikut :
a.      Meningkatkan ketahanan alamiah tubuh
b.     Menyegarkan mata dan otak
c.      Meningkatkan metabolisme tubuh
d.     Meningkatkan struktur sel tubuh
e.      Meningkatkan serum kolesterol alamiah
f.       Mengurangi kerutan dan garis-garis pada kulit
g.     Meningkatkan fungsi normal hati dan ginjal
h.     Memperindah kulit
i.       Meningkatkan energy
j.       Memudahkan pencernaan
k.     Anti oksidan
l.       Memelihara system imunitas tubuh
m.  Meningkatkan system sirkulasi yang menyehatkan
n.     Bersifat anti- peradangan
o.     Memberi perasaan sehat secara menyeluruh
p.     Mendukung kadar gula normal tubuh
q.     Mengatasi penyakit kulit seperti herpes, kurap dan luka yang disertai nanah
r.       Mengobati pegal linu, rematik dan juga nyeri akibat capek kerja.


RAMUAN TRADISIONAL
Cara memanfaat daun kelor sebagai obat Herbal :

1.     Menyembuhkan penyakit hati
a.      Ambil daun kelor 5 lembar, kemudian cuci bersih
b.     Tumbuk daun kelor sampai halus
c.      Madu murni 1 sendok makan
d.     Air kelapa muda 1 gelas ( 250 cc)
e.      Campurkan bahan daun kelor yang sudah halus dengan madu dan air kelapa
Kemudian saring ramuan tersebut
f.       Minum setiap hari sampai sembuh

2.     Menyembuhkan Reumatik, Nyeuri dan Pegel Linu
a.      Daun kelor 2 – 3 lembar
b.     Kapur sirih ½ sendok makan

Cara membuat ramuan :
Kedua bahan ditumbuk halus, kemudian dicampur, gunakan sebagai obat gosok.
Gosokan pada bagian yang sakit, lakukan 2-3 jam setiap malam agar cepat sembuh.
Cara ini juga bisa dilakukan pada luka bernanah, namun ramuan tidak digosokan .
Ramuan cukup ditempelkan pada bagian yang luka, ikat dengan kain kasa agar tidak terlepas. Ganti setiap 3 jam agar cepat sembuh.

3.     Mengatasi Rabun Ayam
a.      Daun kelor secukupnya
b.     Air panas 250 cc
c.      Daun kelor tumbuk halus dan seduh pakai air panas, aduk dan saring
d.     Minum sebelum tidur, lakukan setiap hari sampai sembuh
Cara ini juga bisa digunakan untuk menyembuhkan sakit mata, sulit buang air kecil dan cacingan.

4.     Menyembuhkan alergi
a.      Daun kelor 3 lembar
b.     Bawang merah 1 siung
c.      Adas pulausari secukupnya
d.     Air 750 cc
e.      Seluruh bahan direbus sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas (500 cc)
f.       Dinginkan dan saring, minum 2 kali sehari

5.     Menyembuhkan Herpes
a.      Daun kelor secukupnya, cuci bersih lalu tumbuk sampai halus
b.     Tapalkan pada area yang sakit.
c.      Lakukan terus, ganti setiap 3 jam sampai sembuh


Selamat mencoba semoga bermanfaat…… ( AST/agwingallery )

Tuesday, July 19, 2016

KEMANGI MEMPERKUAT SPERMA


KEMANGI

Tanaman kemangi merupakan tanaman berbentuk perdu yang memiliki aroma yang sangat khas dan sangat familiar buat masyarakat Indonesia. Dengan warna daunnya yang hijau serta wangi aroma yang dihasilkan dapat menimbulkan selera makan yang tinggi. Sehingga dibeberapa daerah di Indonesia, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DI Yogyakarta daun kemangi dikonsumsi sebagai lalapan dan juga digunakan sebagai bumbu penyedap rasa untuk beberapa makanan seperti pepes.
Di Thailand kemangi dikenal sebagai manglak dan sering dijumpai dalam menu masakan setempat, di daerah Minangkabau  masyarakat setempat menggunakan tumbuhan sejenis kemangi yang dinamakan ruku-ruku ( dalam Bahasa Thailand disebut bai kra pao )  untuk memasak gulai ikan asam padeh


Spesies ini banyak dijumpai di wilayah Asia dan Amerika, kemangi merupakan tanaman tahunan yang berbentuk perdu dengan tumbuh tegak dan dapat tumbuh hingga 100 cm. Memiliki banyak cabang, bunga tersusun di tandan yang tegak, daunnya panjang, tegak berbentuk taji atau bulat telur berwarna hijau dan berbau harum. Aroma khasnya berasal dari kandungan sitral yang tinggi pada daun maupun bungannya.

Klasifikasi ilmiah tanaman Kemangi :
a.     Kingdom               : Plantae
b.     Divisi                    : Magnoliophyta
c.      Kelas                    : Magnoliopsida
d.     Ordo                     : Lamiales
e.      Famili                   : Lamiaceae
f.       Genus                   : Ocimum
g.     Spesies                  : O.˟ctriodorum vis
h.     Nama binomial  O. ˟ctriodorum vis


CARA MENANAM ATAU BUDI DAYA
Tanaman kemangi dapat tumbuh dimana saja baik di dataran rendah hingga pada ketinggian 500 mdpl, dan akan tumbuh dengan baik di tanah yang banyak mengandung asam. Perbedaan iklim hanya akan berpengaruh pada perbedaan tumbuhan kemangi saja, umumnya tanaman kemangi yang ditanam di daerah dataran tinggi ( beriklim dingin ) memiliki daun yang lebih besar dibanding dengan kemangi yang ditanam di daerah dataran rendah ( beriklim panas ). Namun mengenai rasa dan aroma tidak ada bedanya.
Tanah yang akan ditanami kemangi sebaiknya tanah yang gembur, subur dan dicampur pupuk kandang.
Benih tanaman kemangi berupa kecambah yang berasal dari biji-biji kemangi, benih yang unggul didapatkan dari biji-biji tanaman kemangi yang unggul dan berkualitas baik. Biji-biji kemangi didapat dari bunga-bunga kemangi yang sudah masak dari pohonnya, biji yang siap tumbuh berwarna hitam dan kering kemudian biji-biji tersebut disemai terlebih dahulu di media tanam.
Setelah benih benih tersebut tumbuh dan kurang lebih tinggi 7 cm dapat dipindah ke media tanam sebenarnya. Selanjutnya dilakukan pemeliharaan dengan membersihkan tanaman hama seperti rumput, kemudian juga memangkas bunga-bunga tanaman kemangi setiap minggu sekali agar pertumbuhan pucuk tanaman kemangi dapat maksimal.

KANDUNGAN SENYAWA KIMIA
Tanaman kemangi memiliki berbagai kandungan senyawa kimia sebagai berikut :
a.      Arginine
b.     Orientin
c.      Vicenin
d.     Cineole
e.      Myrcene
f.       Eugenol
g.     Betakaroten
h.     Magnesium
i.       Minyak Atsiri
j.       Protein
k.     Kalsium
l.       Fosfor
m.  Besi
n.     Belerang

KHASIAT / MANFAAT
Khasiat yang dimiliki oleh tanaman kemangi  diantaranya sebagai berikut :
a.      Memperlama umur sperma
b.     Mencegah kemandulan
c.      Menurunkan kadar gula darah
d.     Melindungi struktur sel
e.      Merangsang produksi hormone androgen dan estrogen
f.       Menjaga kesehatan jantung
g.     Anti oksidan alami
h.     Memiliki kemampuan menenangkan otak
i.       Mengeluarkan gas dari tubuh
j.       Mengatasi diare dan muntah
k.     Menyembuhkan panu
l.       Mengatasi sariawan
m.  Mengatasi kutil
n.     Mengatasi bau keringat
o.     Mengatasi bau nafas tak sedap.


RAMUAN TRADISIONAL
Khasiat dan manfaat tanaman kemangi bagi kesehatan tubuh kita diantaranya sebagai berikut :

1.     Mencegah kemandulan
a.      Masak daun kemangi secukupnya dengan sayur atau sebagai lalapan
b.     Konsumsi setiap hari selama 3 bulan pada saat merencanakan kehamilan
c.      Sebaiknya dilakukan pasangan suami istri.

2.     Mengatasi kutil
a.      Daun kemangi secukupnya
b.     Cuci bersih dan gosokan pada bagian kutil secara berulang ulang setiap hari
c.      Lakukan selama seminggu

3.     Menyembuhkan panu
a.      Daun kemangi secukupnya, lalu cuci bersih
b.     Tumbuk daun kemangi tersebut sampai halus
c.      Air rendaman kapur sirih secukupnya
d.     Campurkan sedikit air rendaman kapur sirih dengan daun kemangi yang telah ditumbuk halus
e.      Gosokan ramuan tersebut pada panu, lakukan 2 kali sehari sampai sembuh

4.     Mengatasi sariawan
a.      Daun kemangi secukupnya
b.     Cuci bersih dan kunyah selama 2-5 menit
c.      Kemudian telan semua, lalu minum air hangat
d.     Lakukan 3 kali sehari sampai sembuh

5.     Mengatasi diare dan muntah
a.      Daun kemangi secukupnya
b.     Konsumsi daun kemangi sebagai lalapan setiap hari sampai diare sembuh

6.     Mengatasi bau nafas yang tak sedap
a.      Daun kemangi secukupnya
b.     Daun kunyit secukupnya
c.      Daun beluntas secukupnya
d.     Air 500 cc
e.      Semua bahan cuci bersih, rebus bersama-sama dengan air hingga mendidih
f.       Dinginkan dan saring
g.     Minum 2 kali sehari selama 2 minggu berturut-turut.

7.     Mengatasi bau keringat
a.      Daun kemangi secukupnya
b.     Konsumsi daun kemangi sebagai lalapan selama 1 bulan terus menerus.


Selamat mencoba semoga bermanfaat…… ( AST/agwingallery )

BANGLE MENGECILKAN PERUT SETELAH MELAHIRKAN


TANAMAN BANGLE ( Zingiber purpureum Roxb )

Tanaman ini banyak ditemukan di daerah yang beriklim tropis, merupakan salah satu tanaman rempah-rempah anggota suku temu-temuan yang rimpangnya sering dimanfaatkan  untuk bumbu dapur dan pengobatan tradisional.

Awal ditemukannya tanaman ini di kawasan India selatan dan kawasan Asia Tenggara yang beriklim tropis, seperti : Vietnam, Thailand, Malaysia, Indonesia, Myanmar, Laos dan Kamboja.

Di beberapa daerah di Indonesia tanaman bangle memiliki berbagai nama yang berbeda sesuai dengan ke anekaragaman bahasa daerah masing-masing, seperti :
a.      Aceh        : mungle
b.     Tapanuli   : bungle
c.      Minang     : kunik bolai
d.     Rejang      : banglee’iy
e.      Sunda       : panglai
f.       Madura     : pandhiyang
g.     Makasar    : bale
h.     Bugis        : panini
i.       Ambon      : unin makei
Dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama purple ginger

Masyarakat Indonesia biasanya menanam bangle dipekarangan rumah, di kebun, ditempat-tempat yang cukup sinar matahari mulai dari dataran rendah hingga daerah dengan ketinggian 1300 m di atas permukaan laut, tumbuhan ini dapat hidup dengan baik. Kecuali pada tanah yang tergenang air dan becek, pertumbuhan tanaman ini akan terganggu karena rimpangnya akan cepat membusuk.


Tanaman bangle tumbuh dengan membentuk rumpun yang padat, berbatang semu terdiri dari pelepah daun yang ujungnya berambut sikat, tumbuh tegak, tinggi 1-1,5 m.
Daun tunggal, letak berseling, helaian daun lonjong, tipis, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, berambut halus, jarang,pertulangan menyirip, panjang 23-35 cm, lebar 20 – 40 cm warna hijau.

Bunganya merupakan bunga majemuk, keluar di ujung batang, bentuk tandan, panjang gagang kurang lebih 20 cm, bagian yang mengandung bunga betuknya bulat telur seperti gelondong, panjang 6-10 cm, lebar 4-5 cm, kelopak bentuk tabung, ujung bergerigi tiga, daun kelopak tersusun seperti sisik tebal, warna merah menyala. Bibir bunga bentuknya bundar memanjang, warnanya putih atau pucat.

Bentuk rimpang hampir bundar tidak beraturan, menjalar dan berdaging, permukaan luar tidak rata, berkerut, warna coklat muda kekuningan, bila dibelah berwarna kuning muda hingga kuning kecoklatan, rasanya pedas dan pahit.

Klasifikasi ilmiah tanaman bangle :
a.     Kerajaan      : Plantae
b.     Ordo            : Zingiberales
c.      Famili          : Zingiberaceae
d.     Genus          : Zingiber
e.      Spesies         : Z. casumounar
Nama binomial  Zingiber casumounar Roxb. sinonim dengan  Zingiber  purpureum Roxb.

CARA MENANAM ATAU BUDI DAYA
Menanam maupun memperbanyak tanaman bangle dapat dilakukan dengan rimpang. Tanaman bangle dirawat dengan penyiraman air secukupnya saja,  agar terjaga kelembaban tanahnya, dan diberi pupuk organic. Tanaman ini tidak dapat tumbuh baik di tanah yang tergenang air atau becek, rimpangnya akan membusuk.

KANDUNGAN SENYAWA KIMIA
Tanaman bangle memiliki senyawa kimia yang terkandung di dalam umbi rimpang, diantaranya :
a.      Gom
b.     Mineral
c.      Albuminoid
d.     Lemak
e.      Getah yang pahit
f.       Sineol
g.     Pinnen
h.     Sesguiterpen

KHASIAT PENGOBATAN
Khasiat yang dimiliki oleh bangle diantaranya sebagai berikut :
a.      Peluruh dahak ( expectorant )
b.     Peluruh kentut
c.      Penurun panas
d.     Pembersih darah
e.      Obat cacing ( vermifuge )
f.       Pencahar ( laxactive )

MANFAAT BAGIAN TANAMAN SERTA KEGUNAANNYA
Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan bangle antara lain :

1.     Cacingan
a.      Cuci bersih 20 gram rimpang bangle,
b.     15 gram temu hitam
c.      3 lembar daun sirih
d.     Iris tipis-tipis
e.      Tambahkan 5 bij ketumbar yang telah dicuci
f.       Tumbuk semua bahan sampai halus
g.     Tambahkan ½ cangkir air masak, aduk sampai rata lalu diperas
h.     Saring air perasannya lalu minum sekaligus 1 kali sehari

2.     Demam dan masuk angin
a.      Cuci bersih 15 gram bangle segar
b.     15 gram leumpuyang wangi
c.      15 g jahe
d.     15 gram kencur
e.      Parut semua bahan, lalu rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas air
f.       Minum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas

3.     Gangguan mata
a.      Cuci bersih 15 gram rimpang bangle
b.     Rebus dengan 1 gelas air hingga tersisa ½ gelas
c.      Minum sekaligus 1 kali sehari

4.     Kegemukan atau mengurangi lemak tubuh
a.      Cuci bersih 15 gram rimpang bangle
b.     7 helai daun jati belanda
c.      10 gram daun kemuning
d.     Rebus semua bahan dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas
e.      Dinginkan, saring air rebusannya
f.       Minum airnya 2 kali sehari di pagi dan sore hari, masing-masing 1 gelas

5.     Kepala pusing karena demam dan nyeri sendi
a.      Cuci bersih 2 jari rimpang bangle segar, lalu parut
b.     Tambahkan sedikit air lalu aduk sampai terbentuk adonan seperti bubur
c.      Piliskan adonan pada dahi dan di bagian yang nyeri

6.     Mengecilkan perut setelah melahirkan
a.      Cuci bersih 4 rimpang bangle segar, lalu parut
b.     Tambahkan sedikit air, lalu aduk sampai terbentuk adonan seperti bubur
c.      Oleskan adonan pada bagian perut

7.     Perut mules
a.      Cuci bersih 10 gram rimpang bangle segar
b.     10 gram lempuyang wangi,
c.      10 gram jahe
d.     10 gram kencur
e.      Parut semua bahan, lalu rebus dengan 1 gelas air hingga tersisa ½ gelas
f.       Minum sekaligus selagi hangat 1 kali sehari disaat mules

8.     Sakit kuning
a.      Cuci bersih ½ jari tangan rimpang bangle, lalu diparut
b.     Tambahkan air masak dan madu ke dalam hasil parutan masing-masing 1 sendok makan
c.      Peras hasil parutan lalu saring
d.     Minum air yang tersaring sekaligus
e.      Lakukan 2 kali sehari

Selamat mencoba semoga bermanfaat…… ( AST/agwingallery )