Sunday, July 17, 2016

BERAS MEMPERCANTIK KULIT


BERAS ( Oryza sativa )

Beras merupakan bahan makanan pokok masyarakat Indonesia yang memiliki sumber kalori dan karbohidrat yang tinggi, masayarakat Indonesia merasa “belum makan” bila tidak makan nasi sehingga secara psikologis sangat tergantung sekali dengan nasi yang berasal dari beras.
Bahkan saat ini beras telah menjadi sumber makanan utama masyarakat dunia, beras adalah bagian bulir padi ( gabah ) yang telah dipisahkan dari sekam. Cara memisahkan beras dengan sekam dapat dilakukan dengan cara ditumbuk menggunakan lesung atau digiling sehingga bagian luar  ( kulit gabah ) terlepas dari isinya.


Dari sisi Aspek Budaya dan Bahasa, beras merupakan  bagian integral dari Budaya Austronesia, khususnya Austronesia bagian barat.
Pembedaan padi, gabah, merang, jerami, beras, nasi atau ketan merupakan salah satu ciri melekatnya “budaya padi” pada masyarakat pengguna bahasa rumpun Austronesia, dengan demikian termasuk bagian dari budaya Austronesia.
Pada candi-candi di jawa juga memperlihatkan aspek “budaya padi” pada masyarakat setempat pada masa itu yang tergambar melalui relief-relief.
Kebiasaan masyarakat memasak nasi dengan menanak beras hingga kini masih bisa kita jumpai walaupun tentunya banyak sekali inovasi-inovasi yang diciptakan karena perkembangan teknologi dan budaya masyarakat.

Klasifikasi ilmiah tanaman padi :
a.     Kingdom               : Plantae
b.     Divisi                    : Magnoliophyta
c.      Ordo                     : Poales
d.     Famili                    : Poaceae
e.      Genus                   : Oryza Sativa
f.       Spesies                  : O. sativa
Nama binomial  Oryza sativa

CARA MENANAM ATAU BUDI DAYA
Padi pada umunya ditanam di lahan sawah, walaupun ada yang ditanam di ladang ( padi gogo ). Bibit padi sebelum ditanam dilakukan penyemaian dilokasi yang khusus sesuai dengan tahapan penyemaian, bibit yang disemai berumur 25-40 hari untuk segera ditanam dilahan sawah yang sudah dipersiapkan, kemudian dilakukan penyiangan dan penyulaman. Penyiangan dilakukan 2 kali, pada saat padi telah berumur 3 minggu dan saat padi berumur 6 minggu, pemberian pupuk dan pemberantasan hama.



KANDUNGAN SENYAWA KIMIA
Beras memiliki berbagai kandungan nutrisi yang berguna bagi kesehatan manusia diantaranya :
Nilai nutrisi per 100 g ( 3,5 oz ) :
a.      Energi                             1,527 kj ( 365 kcal )
b.     Karbohidrat                     79 g
c.      Gula                                0,12 g
d.     Serat pangan                   1,3 g
e.      Lemak                            0,66 g
f.       Protein                            7,13 g
g.     Air                                  11,62 g
h.     Tiamina ( Vit. B1 )           0,070 mg ( 5% )
i.       Riboflavin ( Vit. B2 )        0,049 mg ( 3% )
j.       Niasin ( Vit B3 )              1,6 mg ( 11% )
k.     Asam Pantotenat ( B5 )    1,014 mg ( 20% )
l.       Vitamin B6                      0,164 mg ( 13% )
m.  Folat ( Vit. B9 )               8 mg ( 2% )
n.     Kalsium                          28 mg ( 3% )
o.     Besi                                0,8 mg ( 6% )
p.     Magnesium                     25 mg ( 7% )
q.     Mangan                          1,088 mg ( 54% )
r.       Fosfor                             115 mg ( 16% )
s.      Kalium                           115 mg ( 2% )
t.       Zink                               1,09 mg

KHASIAT / MANFAAT
Khasiat yang dimiliki oleh beras  diantaranya sebagai berikut :
a.      Mempercantik kulit
b.     Menyembuhkan jerawat
c.      Meningkatkan nafsu makan anak
d.     Menyehatkan pencernaan
e.      Menyembuhkan luka bakar

RAMUAN TRADISIONAL 
Khasiat dan manfaat beras bagi kesehatan tubuh kita diantaranya sebagia berikut :

1.     Mempercantik kulit.
a.      Beras secukupnya
b.     Cuci bersih kemudian tumbuk hingga halus
c.      Air mawar secukupnya tambahkan pada beras hasil tumbukan
d.     Campur merata, kemudian gunakan sebagai lulur seminggu sekali

2.     Menyembuhkan Jerawat
a.      Beras secukupnya kemudian cuci bersih
b.     Ambil air bekas cucian dan endapkan
c.      Buang bagian atasnya dan gunakan endapan yang berwarna putih sebagai bedak pada jerawat
d.     Diamkan 10 menit
e.      Lakukan secara rutin setiap hari sampai sembuh

3.     Meningkatkan nafsu makan pada anak
a.      Beras secukupnya kemudian cuci bersih
b.     Masak beras seperti masak nasi sampai terlihat airnya mengental ( tajin )
c.      Angkat dan tuanglah bagian tajin tersebut
d.     Tambahkan sedikit gula dan garam
e.      Berikan pada anak untuk diminum
f.       Lakukan 3 hari berturut-turut, anak akan senang makan

4.     Menyehatkan pencernaan
a.      Beras secukupnya kemudian cuci bersih
b.     Masak beras tersebut hingga menjadi nasi
c.      Masukan ke dalam bambu atau bungkus daun pisang dan bakar hingga panas
d.     Lalu makanlah dengan lauk yang disukai
e.      Lakukan secara rutin selama 1 minggu

5.     Menyembuhkan luka bakar
a.      Beras secukupnya
b.     Cuci bersih dan tumbuk halus
c.      Tambahkan telur ayam kampung aduk hingga merata
d.     Balurkan pada luka bakar
e.      Lakukan berulang sampai sembuh

Selamat mencoba semoga bermanfaat…… ( AST/agwingallery )

Saturday, July 16, 2016

CABE MERAH MILIKI KHASIAT KESEHATAN LUAR BIASA

CABE MERAH

Tanaman Cabe atau Cabe Merah awal mulanya merupakan tanaman liar yang tumbuh di hutan-hutan. Menurut catatan sejarah bahwa cabai berasal dari Amerika Selatan tepatnya di Bolivia, kemudian menyebar ke wilayah lain hingga Amerika Tengah bahkan ke seluruh dunia.


Pada sekitar tahun 2.500 SM masyarakat yang pertama kali memanfaatkan dan kemudian membudidayakan tanaman cabe adalah masyarakat suku Inca ( Amerika Selatan ), suku Maya ( Amerika Tengah ), dan suku Aztek ( Meksiko ). Pada masa itu mereka memanfaatkan cabe sebagai bumbu masakan.

Orang yang pertama kali menyebarkan tanaman cabe adalah Christophorus Columbus ( 1451-1506 ) merupakan seorang pelaut dari Italia yang pernah berlayar dan mendarat di pegunungan Guanahani, yang kemudian Christophorus Colombus memberi nama daerah tersebut dengan nama Pantai Salvador di Kepulauan Bahama. Pada tanggal 12 Oktober 1492 Columbus menemukan penduduk asli di daerat laut Karibia memanfaatkan cabe sebagai bumbu masakan.Kemudian Columbus membawa biji-biji cabe tersebut ke Negara Spanyol untuk dibudidayakan, jenis cabe yang dibawa oleh Columbus adalah jenis cabe merah ( Capsicum annum ).


Pada tahun 1519 pelaut Portugis bernama Ferdinand Magelhaens mendarat di Pulau Maluku, dan membawa cabe dalam pelayaran melalui Samudera Atlantik menuju Lautan Teduh dan sejak itulah tanaman cabe tersebar di Indonesia.

Klasifikasi ilmiah tanaman cabe :
a.     Kingdom               : Plantae
b.     Sub Kingdom        : Trachebionta
c.      Super Divisi          : Spermatophyta
d.     Divisi                    : Magnoliophyta
e.      Ordo                     : Solanales
f.       Famili                   : Solanaceae
g.     Genus                   : Capsicum
h.     Spesies                  : C. annum
Nama binomial  Capsicum annum var. Longun

CARA MENANAM ATAU BUDI DAYA
Tanaman cabe mudah ditanam di dataran rendah atau dataran tinggi, tanaman ini termasuk  dalam suku terong-terongan ( Solanaceae ) yang cocok ditanam pada tanah yang kaya humus, gembur dan sarang serta tidak tergenang air, pH tanah ideal sekitar 5-6. Waktu tanam yang baik untuk lahan kering adalah pada akhir musim hujan.
Tanaman cabe diperbanyak melalui biji yang ditanam melalui tanaman yang sehat serta bebas dari hama dan penyakit. Buah cabe yang telah diseleksi untuk bibit dijemur hingga kering, kemudian diambil bijinya, untuk areal satu hektar dibutuhkan sekitar 2-3 kg buah cabai.

KANDUNGAN SENYAWA KIMIA
Cabe merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi , tanaman ini memiliki berbagai senyawa yang berguna bagi kesehatan manusia diantaranya :
a.      Capsaicin
b.     Capsantin
c.      Lasparaginase
d.     Carotenoid
e.      Alkaloid
f.       Minyak atsiri
g.     Resin
h.     Kalsium
i.       Fosfor
j.       Anti oksidan
k.     Betakaroten
l.       Pro viatamin A
m.  Vtamin C

KHASIAT / MANFAAT
Khasiat yang dimiliki oleh cabe  diantaranya sebagai berikut :
a.      Meningkatkan selera makan
b.     Dapat menyembuhkan luka akibat teriris pisau
c.      Melancarkan aliran darah
d.     Sebagai antibiotic alami
e.      Merangsang otak untuk mengeluarkan endorphin
f.       Lasparaginase dan Capsaicin berperan sebagai zat anti kanker
g.     Mengurangi terjadinya penggumpalan darah
h.     Menurunkan kadar kolesterol dalam darah
i.       Mencegah penuaan dini
j.       Mengurangi batuk berdarah
k.     Menguatkan kembali tangan dan kaki yang lemas
l.       Mengatasi pusing
m.  Melancarkan metabolism dalam tubuh

RAMUAN TRADISIONAL

Untuk mendapatkan mafaat kesehatan bagi tubuh,  cara mengkonsumsinya tidakperlu secara langsung, tetapi dapat ditambahkan dalam berbagai resep masakan pedas. Selain itu ada juga yang menggunakannya sebagai lalapan.


Selamat mencoba semoga bermanfaat…… ( AST/agwingallery )

Friday, July 15, 2016

DAUN MANGKOKAN MELANCARKAN AIR SENI DAN MENGATASI RAMBUT RONTOK


DAUN MANGKOKAN

Tanaman mangkokan atau daun mangkokan termasuk jenis tanaman perdu yang tumbuh di daerah tropis asal dari Pasifik Barat Daya dengan rata-rata tinggi tanaman 1-1,5 m namun dapat mencapai ketinggian 6 m.
Tanaman ini memiliki batang berkayu, bulat, ketika masih muda berwarna ungu setelah tua menjadi putih kehijauan . Daun tunggal bulat, berlekuk tepi bergerigi, diameter 1-2 cm. Bunga majemuk, payung, kelopak bergerigi pendek atau ramping.


Di beberapa daerah di Indonesia tanaman mangkokan memiliki berbagai nama yang berbeda sesuai dengan ke anekaragaman bahasa daerah masing-masing, seperti :
a.      Sunda          : Mamnukan
b.     Jawa            : Godong  mangkokan
c.      Sumatera     : Daun koin, daun mangkok, memangkokan, pohon mangkok
d.     Manado       : Mangok
e.      Makasar       : Mangko-mangko
f.       Halmahera   : Sawoko

Mangkokan adalah tumbuhan hias pekarangan dan tanaman obat yang cukup dikenal di Indonesia, nama mangkok mengacu pada bentuk daunnya yang melengkung seperti mangkok.

Klasifikasi ilmiah tanaman mangkokan :
a.     Kerajaan      : Plantae
b.     Ordo            : Apiales
c.      Famili          : Araliaceae
d.     Genus          : Polyscias
e.      Spesies        : P.scutellaria
Nama binomial  Polyscias scutellaria

CARA MENANAM ATAU BUDI DAYA
Menanam maupun memperbanyak tanaman mangkokan dapat dilakukan dengan stek batang atau cangkok. Pilih batang tanaman yang telah berkayu, ambil bagian tengahnya, jangan pangkal atau pucuk. Kerat dan buang kulit serta lendirnya. Bungkus dengan tanah yang diikat oleh plastik. Rawat dan siram sampai tumbuh akar dengan baik, kemudian potong bila akarnya sudah lebat.

Tanam bibit cangkok tersebut pada media tanah yang telah dicampur pupuk kandang/kompos. Penanaman sebaiknya sedalam 10-20 cm agar akarnya nanti dapat tumbuh kuat menahan berat tanaman, selanjutnya berikan siraman air untuk menjaga kelembaban tanah.
Perawatan tanaman mangkokan sangat mudah , karena tanaman ini dapat bertahan tumbuh dalam kondisi tanah kering, jadi lakukan penyiraman air pada saat tanah sudah dirasa memerlukan air saja.

KANDUNGAN SENYAWA KIMIA
Tanaman mangkokan memiliki senyawa kimia yang terkandung di dalam batang maupun daunnya diantaranya :
a.      Protein
b.     Lemak
c.      Kalsium
d.     Fosfor
e.      Zat Besi
f.       Vitamin A
g.     Vitamin C
h.     Vitamin B1

KHASIAT / MANFAAT
Khasiat yang dimiliki oleh daun mangkokan  diantaranya sebagai berikut :
a.      Menyembuhkan radang Payudara
b.     Mengatasi rambut rontok
c.      Melancarkan air kencing
d.     Mengatasi bau badan
e.      Menyembuhkan luka
f.       Melancarkan pengeluaran ASI

MANFAAT BAGIAN TANAMAN SERTA KEGUNAANNYA
Berberapa khasiat dan cara pemanfaatan daun mangkokan antara lain :

1.     Mengatasi radang payudara
a.      Daun mangkokan secukupnya
b.     Kunyit secukupnya ( dikupas dan dibakar )
c.      Tumbuk kedua bahan
d.     Tempelkan kedua bahan pada payudara yang bengkak akibat kelebihan ASI
Cara seperti ini dapat dilakukan untuk menyembuhkan luka

2.     Mengatasi kerontokan rambut
a.      Ambil daun mangkokan secukupnya
b.     Giling daun mangkokan hingga halus
c.      Aduk dengan sedikit minyak kelapa hingga menjadi bubur
d.     Peras ramuan dan saring airnya
e.      Oleskan air ramuan pada kulit kepala sambil dipijat ringan
f.       Biarkan hingga mengering
g.     Setelah beberapa menit, cuci kepala hingga bersih
h.     Lakukan tiap hari

3.     Melancarkan air kencing
a.      Ambil daun mangkokan dan cuci hingga bersih
b.     Rendam dengan air hangat beberapa saat
c.      Kompreskan di perut bagian bawah

4.     Menghilangkan bau badan
a.      Ambil daun mangkokan tua, kira-kira sebesar telapak tangan orang dewasa
b.     Cuci bersih dan jadikan lalap
c.      Makan sekali dalam sehari, maka bau badan akan berangsur-angsur hilang


Selamat mencoba semoga bermanfaat…… ( AST/agwingallery )

KATUK BERMANFAAT BUAT KESEHATAN...BILA BERLEBIHAN KONSUMSI BISA KECANDUAN !!! SEPERTI OPIUM




TANAMAN KATUK

Tanaman katuk termasuk jenis tanaman perdu berumpun, batangnya tumbuh tegak dan berkayu dengan ketinggian berkisar 3-5 m. Jika ujung batang dipangkas akan tumbuh tunas-tunas baru yang membentuk percabangan, daunnya kecil-kecil mirip daun kelor  merah gelap sampai kekuning-kuningan, dengan bintik merah. Bunga tersebut akan menghasilkan buah berwarna putih didalamnya terdapat biji berwarna hitam.


Katuk juga merupakan tanaman sayuran yang banyakterdapat di Asia Tenggara, tanaman ini sudah dikenal oleh nenek moyang kita sejak abad ke-16.
Tumbuhan ini dalam beberapa bahasa daerah  di Indonesia dikenal dengan nama :
a.      Jawa                    : Katuk, katukan dan babing
b.     Minangkabau        : Simani
c.      Madura                : Kerakur
d.     Bali                      : Kayu manis
Dalam bahasa Cina dikenal dengan nama Mani cai, bahasa melayu ( Cekur manis ), Bahasa Vietnam ( rau ngot )

Klasifikasi ilmiah tanaman Katuk:
a.     Kerajaan      : Plantae
b.     Divisi           : Magnoliophyta
c.      Kelas           : Magnoliopsida
d.     Ordo            : Malpighiales
e.      Famili          : Phyllanthaceae
f.       Genus          : Sauropus
g.     Spesies         : S. androgynus
Nama binomial  Sauropus androgynus

CARA MENANAM ATAU BUDI DAYA KATUK
Menanam maupun memperbanyak tanaman katuk sangat mudah dan sederhana, dapat dilakukan dengan cara stek batang. Tanaman ini banyak ditanam di pekarangan rumah karena mudah diperbanyak dan bisa dijadikan pagar hidup.

KANDUNGAN SENYAWA KIMIA
Daun tanaman katuk memiliki senyawa kimia yang terkandung di dalamnya  diantaranya :
a.      Protein 7 %
b.     Serat kasar mencapai 19 %
c.      Vitamin K
d.     Pro-Vitamin A ( beta-karotena ), Vitamin B, dan Vitamin C
e.      Kalsium
f.       Besi
g.     Kalium
h.     Fosfor
i.       Magnesium
Warna daun hijau gelap karena kadar klorofil tinggi, perlu diketahui daun katuk mengandung Papaverina suatu alkaloid yang juga terdapat pada candu ( OPIUM ).

KHASIAT TANAMAN KATUK

Daun katuk mengandung sejumlah manfaat sayur-sayuran yang baik untuk tubuh, diantaranya antara lain :

1.     Efektif untuk melancarkan ASI bagi ibu yang tengah menyusui, senyawa minyak esensial (saponin, flavoid, tannin, triterpenoid) sejumlah asam amino, vitamin a, b dan c mineral (kalsium, fosfor, zat besi) serta 7 senyawa aktif lainnya.
2.     Menyehatkan mata, kandungan beta-karotin yang tinggi dan vitamin A yang dipercaya membantu mencegah gangguan mata.
3.     Baik untuk kesehatan pria, dalam katuk terdapat zat aktif yang mampu merangsang sintesis hormon steroid seperti progesteron dan testoteron yang dapat membangkitkan vitalitas seksual, dan memacu kualitas dan kuantitas sperma.
4.     Daun katuk dapat mencegah Osteoporosis, kalsium yang terdapat didalamnya cukup baik, cocok untuk dikonsumsi kaum perempuan yang tidak ingin terkena osteoporosis
5.     Kandungan kalsium dapat mengatasi naiknya tekanan darah tinggi

Daun katuk dapat dikonsumsi dengan dibuat sayur dalam makanan sehari-hari, namun perlu diperhatikan agar tidak berlebihan mengkonsumsi daun katuk, karena mengandung Papaverina suatu alkaloid yang juga terdapat pada candu ( OPIUM ) yang dapat menyebabkan kecanduan.

Selamat mencoba semoga bermanfaat…… ( AST/agwingallery )