Friday, July 3, 2015

SEX MELEMAH ... JAHE MERAH SOLUSINYA ( OBAT KUAT SEKS )


TANAMAN JAHE MERAH

Seringkali kita mendengar bahkan melihat  tanaman  jahe di pekarangan rumah atau dikebun kebun,  serta mudah mendapatkan rimpang jahe dipasar-pasar. Sebagai salah satu bumbu dapur,  ibu-ibu rumah tangga sering menggunakan jahe ini untuk melengkapi ramuan bumbu masakan / makanan sehari hari yang sering kita konsumsi.

Asal usul jahe sampai saat ini belum diketahui berasal dari Negara mana atau daerah mana, namun berdasarkan informasi diperkirakan jahe berasal dari Negara India.
Di Negara India telah ribuan tahun yang lalu jahe digunakan sebagai tanaman rempah dan obat tradisional, di Negara India jahe memiliki banyak nama antara lain : Adu, Ale dan Ada.

Tidak hanya India, jahe juga telah dikenal di Cina pada masa Confucius ( 551-479 SM ) seorang filosofi cina yang sering menulis didalam buku catatannya, menyatakan bahwa jika makan dia selalu mengkonsumsi jahe. Orang orang Eropa mendapatkan tanaman rempah yang pertama berupa jahe dari para pedagang Arab.


Di Indonesia sendiri, tanaman jahe banyak ditemukan di daerah Rejang Lebong (Bengkulu), Kuningan, Bogor (Jawa Barat ), Magelang ( Jawa Tengah), Yogyakarta serta beberapa daerah di Jawa Timur dan kemudian banyak ditemukan didaerah lain di wilayah Nusantara ini.
Sesuai dengan daerah masing-masing,  jahe memiliki sebutan beragam seperti :
1.     Sumatera : Aceh (Halia), Gayo (Beuing), Toba (Pege), Batak/Karo (Bahing), Lampung (Jahi), Lubu (Pege), Nias(Lahia),Mandailing (Sipode), Minangkabau (Sipadeh)
2.     Jawa : Sunda (Jahe), Jawa (Jae), Madura (Jhai), Kangean (Jae)
3.     Bali dan Nusa Tenggara : Bali (Jae, Jahya, Lahya, Cipakan ), Sumba (Alia), Bima ( Reja), Flores (Lea).
4.     Sulawesi : Makasar (Laia), Menado (Goraka), Mongondow ( Luya ), Poros (Moyuman), Gorontalo (Melito), Buol (Yuyo), Baree (Kuya), Bugi (Pase)
5.     Maluku : Ambon (Pusu, seeia, sehi), Ternate (garaka), Tidore (gora), Nusa laut (Sehil), Buru(Siwei), Aru(Laian).
6.     Irian/Papua : Kapaur (Marman), Kalanapat (Lali)

Tanaman Jahe memiliki nama ilmiah  Zingiber officinale Linn. Var. rubrum. Termasuk dalam family temu-temuan  Zingiberaceae , jenis jahe yang memiliki keunggulan untuk bahan obat tradisonal jenis JAHE MERAH karena banyak memiliki kandungan kimiawi yang sangat bermanfaat untuk pengobatan maupun kesehatan

CARA MENANAM / BUDI DAYA
Cara menanam atau memperbanyak tanaman ini dilakukan dengan memisahkan rumpun dari tanaman yang sudah tua, namun bisa juga mengunakan bibit asal rimpang anakan.
Satu rimpang dapat dipotong-potong menjadi beberapa bagian sesuai dengan jumlah mata tunas yang terdapat dalam rimpang, biasanya 2 sampai 3 mata tunas.
Tanaman Jahe merah dapat tumbuh baik di daerah dengan curah hujan rata-rata 2.500-4000 mm/tahun dengan ketinggian daerah 0 – 1500m di atas permukaan laut,  yang paling optimum di daerah dengan ketinggian 300-900 m di atas permukaan laut.  Suhu optimum berkisar 25˚ - 30˚ C, tingkat keasaman ( pH ) Toleran 4,3 – 7,4 dan pH optimum 6,8 - 7,0


KANDUNGAN UTAMA JAHE MERAH
Temulawak  memiliki kandungan utama  sebagai berikut:
a.     Gingerol
b.     Minyak terbang
c.      Limonene
d.     -Linolenic acid
e.      Asparatic
f.       Β-Silosterol
g.     Tepung kanji
h.     Caprylic acid
i.       Capsaicin
j.       Chlorogenic acid
k.      Farnesol

MANFAAT UNTUK  PENGOBATAN
Jahe merah memiliki kandungan kimia tinggi dan bermanfaat untuk pengobatan beberapa penyakit seperti penguat lambung, peluluh masuk angin, pencahar, cacing penyebab penyakit, sakit pinggang, encok, muntah-muntah dan nyeri otot, sakit kusta, borok, merangsang ereksi,  melestarikan gairah seksual ( Obat Kuat Seks ).

BAGIAN TANAMAN YANG DAPAT DIMANFAATKAN
Pada bagian rimpang  dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat, antara lain untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut :

1.     Obat Kuat Seks ( Aphrodisiak )
a.      10 gram jahe merah, 30 gram lengkuas,  5 gram lada, 1 buah mengkudu, dan 2 butir telur ayam kampung, 5 gram garam dapur  (secukupnya )
b.     Jahe, lengkuas dan lada dihaluskan dengan cara ditumbuk lalu ditambahkan air buah mengkudu yang sudah masak.
c.      Tambahkan air matang dan disaring hingga didapatkan 1gelas air ramuan
d.     Bubuhi garam secukupnya diaduk rata
e.      Air perasan dibagi 2 masing-masing ditambah  1 kuning telur, jika diperlukan tambahkan madu  masing-masing 1 sendok
f.       Diminum untuk 2 orang ( suami istri )

2.     Sinusitis
a.      1 jari jahe merah, 3 buah jeruk nipis, 7 lembar daun sirih, 5 batang sereh, 7 buah cengkeh.
b.     Cara Pembuatan : Jeruk nipis tua dipotong menjadi empat bagian, semua bahan direbus dengan 6 gelas air hingga mendidih dan tersisa 3 gelas
c.      Ramuan diminum saat hangat 3 kali sehari sesudah makan masing-masing ½ gelas

3.     Batuk Berdahak biasa
a.      5 gram jahe merah segar, 6 batang daun bawang, lobak cina secukupnya
b.     Lobak cina dibersihkan kemudian direbus
c.      Jahe dan daun bawang ditambahkan kedalam rebusan lobak kemudian direbus lagi hingga airnya tersisa 1 mangkok
d.     Minum air rebusan tersebut sekaligus, lakukan 2-3 kali sehari

4.     Batuk berdahak kental
a.      Jahe merah segar secukupnya dijus menjadi 1 cangkir
b.     Tambahkan 30 ml madu kemudian diaduk sampai rata
c.      Minum 1 resep ramuan tersebut untuk 2-3 kali sehari

5.     Batuk kering yang tak kunjung sembuh
a.      Rimpang  dicuci bersih
b.     Kunyah rimpang tersebut telan airnya, buang ampasnya
c.      Dosisnya tergantung ketahanan fisik pemakainya, sebaiknya dilakukan 2-3 kali sehari

6.     Bronchitis ( Radang saluran pernapasan )
Ramuan 1 :
a.      3 gram jahe merah, 3 gram lengkuas, 3 gram daun pecut kuda, 3 gram daun kenanga yang ditumbuk, 3 gram kencur yang dihaluskan, 3 gram daun iler dan 3 grm kayu manis
b.     Semua bahan direbus dengan 2 gelas air hingga diperoleh ½ gelas air
c.      Minum air rebusan 2-3 kali sehari

Ramuan 2 :
a.      10 grm jahe merah dan 30 grm akar kaca piring
b.     Bahan direbus dengan 500 ml air hingga tersisa 200 ml air
c.      Dinginkan dan saring air rebusan
d.     Minum selagi hangat, lakukan 2-3 kali sehari

7.     Masuk angin
a.      1/3 rimpang jahe merah, ½ rimpang bangle, ½ jari rimpang lempuyang, 1 jari rimpang kencur, 3 jari gula aren
b.     Semua bahan dicuci bersih dan dipotong-potong sesuai keperluan
c.      Bahan ramuan direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih dan tersisa setengahnya
d.     Minum dalam keadaan dingin ( tanpa es ), lakukan 3 kali sehari dan  sekali minum 3 gelas

8.     Menurunkan panas demam
a.      4 cm jahe merah segar, gula pasir atau gula aren
b.     Jahe merah dikupas, lalu diseduh dengan 1 gelas air panas
c.      Tambahkan gula pasir / gula aren lalu aduk hingga bercampur rata
d.     Minum setiap pagi dan sore, sekali minum 1 gelas

9.     Sakit perut disertai muntah-muntah dan diare
a.      20 gram jahe merah segar dan 120 gram bawang putih
b.     Kedua bahan dicuci dikupas dan kemudian diblender hingga menjadi jus
c.      Minum 2-3 kali sehari

10. Sakit perut yang disertai rasa dingin di perut, bibir pucat dan muntah-muntah :
a.      4 gram jahe merah dan 10 gram merica hitam
b.     Tumbuk kedua bahan tersebut hingga menjadi bubuk, lalu dibagi menjadi 2 bagian
c.      Setiap kali pemakaian, satu bagian bubuk dicampur dengan air hangat dan diminum 2 kali sehari

11. Sakit perut disertai rasa dingin diperut, ludah terasa asam, dan muntah muntah
a.      50 gram jahe merah segar dan 15 gram potongan tulang cumi-cumi
b.     Kedua bahan direbus dengan 200 ml air
c.      Air rebusan dibagi 2 bagian dan diminum sebanyak 2 kali sehari


12. Sakit perut bagian bawah atau dalam abdomen selama menstruasi
a.      10 gram jahe merah segar, 2 butir telur bebek, ½ cangkir anggur dan gula secukupnya
b.     Telur bebek dipecah dan dimasukan ke dalam panci lalu ditambahkan jahe dan anggur
c.      Semua bahan direbus sambil ditambah gula sedikit-sedikit
d.     Minum 1 resep untuk 1 kali minum, lakukan 1 kali sehari

13. Cacing gelang yang menyebabkan usus kaku/tegang
a.      50-60 gram jahe merah dan 60 ml madu
b.     Jahe segar dibersihkan kemudian diblender dibuat jus
c.      Tambahkan madu kedalam jus jahe kemudian dibagi jadi 3 bagian
d.     Minum 3 kali sehari, untuk anak-anak dikurangi jumlah yang diberikan

14. Pegal linu
a.      15 gram jahe merah, 10 gram kencur, 30 gram daun dewa, dan 15 gram temulawak
b.     Bahan-bahan direbus dengan 600 ml air hingga tersisa 250 ml
c.      Air rebusan disaring, diminum selagi hangat 2 kali sehari

15. Rematik
Ramuan 1 :
a.      10 gram jahe merah yang diiris halus, 15 gram temulawak yang diiris, 1 atau 2 bh mengkudu matang yang diparut, dan 10 gram daging buah jeruk bali yang dipotong-potong
b.     Semua bahan direbus dengan 600 ml air hingga tersisa 200 ml
c.     Saat direbus bila terlihat ada busa yang mengambang dipermukaan segera diambil dan dibuang, busa tersebut adalah getah mengkudu yang bisa membahayakan maag dan ginjal bila dikonsumsi secara rutin
d.     Air rebusan disaring dan diminum dalam keadaan hangat, 2 kali sehari secara teratur

Ramuan 2 :
a.      15 gram jahe merah, 15 gram bubuk sambiloto, ½ kg cakar kaki ayam
b.     Bahan-bahan di tim
c.      Dimakan secara teratur 2 kali sehari

Ramuan 3 :
a.      15 gram jahe merah, 30 gram daun dewa segar, 15 gram temulawak, 10 gram kunyit dan 10 gram akar sawi langit
b.     Semua bahan direbus dengan 600 ml air hingga tersisa 300 ml, kemudian disaring
c.      Diminum dalam keadaan hangat 2 kali sehari

Ramuan 4 :
a.      15 gram jahe merah, 30 gram akar beluntas dan 20 gram temulawak
b.     Semua bahan direbus dengan 600 ml air hingga tersisa 300 ml, kemudian disaring
c.      Diminum dalam keadaan hangat 2 kali sehari

Ramuan 5 :
a.      10 gram jahe merah dan 15 gram lengkuas
b.     Jahe merah dan lengkuas dihaluskan
c.      Tambahkan merica secukupnya, lalu ramuan direbus dengan 500 ml air hingga tersisa200 ml air
d.     Ramuan disaring, airrebusan diminum dalam keadaan hangat
e.      Lakukan, 2 kali sehari

16. Radang Sendi
Ramuan 1 :
a.      15 gram jahe merah dan 60 gram daun lidah buaya
b.     Jahe merah dan lidah buaya yang telah dikupas kulitnya direbus dengan 500 ml air hingga tersisa 200 ml
c.      Disaring dan diminum selagi hangat, 2 ksli sehsri secara teratur

Ramuan 2 :
a.      15 gram jahe merah, 30 gram temulawak, 30 gram sambiloto segar dan 30 gram krokot
b.     Semua bahan direbus dengan 600 ml air hingga tersisa 300 ml air
c.      Disaring dan dibagi 2 untuk 2 kali pemakaian
d.     Diminum selagi hangat setiap 2 kali sehari secara teratur

17. Sakit Pinggang
Ramuan 1 :
a.      15 gram jahe merah, 30 gram daun dewa, 15 gram temu hitam
b.     Semua bahan direbus dengan 700 ml air hingga air tersisa 300 ml
c.      Disaring, airnya diminum selagi hangat 2 kali sehari secara teratur

Ramuan 2 :
a.      15 gram jahe merah, 100 gram takokak, 30 gram rambut jagung dan 10 gram adas
b.     Semua bahan direbus dengan 700 ml air hingga tersisa 300 ml
c.      Disaring, air rebusan dibagi 2 untuk 2 kali pemakaian
d.     Diminum setiap 2 kali sehari

Ramuan 3 :
a.      15 gram jahe merah, 30gram takokak, 20 gram temulawak dan  20 gram daun bawang putih
b.     Semua bahan direbus dengan 800 ml air hingga 400 ml
c.      Air rebusan ini disaring, lalu dibagi 2 untuk 2 kali pemakaian
d.     Diminum 2 kali sehari secara teratur

18. Asam Urat
a.      10 gram jahe merah, 30 gram daun ceplukan
b.     Jahe merah dan daun ceplukan direbus dengan 400 ml air hingga tersisa 200 ml
c.      Saring rebusan, minum selagi hangat
d.     Lakukan 2 kali sehari, satu resep 1 kali pemakaian

19. Keropos Tulang ( Osteoporosis )
a.      10 gram jahe merah, 5 gram biji pala, 200 gram ubi jalar merah, 5 butir cengkeh, 5 butir kapulaga, 10 butir merica dan 1 ibu jari kayu manis
b.     Semua bahan direbus dengan 1.000 ml air hingga tersisa setengahnya
c.      Disaring, kemudian air saringan ditambah 200 ml susu
d.     Diminum hangat-hangat secara teratur 2 kali sehari dan ubi jalarnya dimakan
e.      Satu resep dapat dipakai 2 kali


Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat…… ( AST/agwingallery )


1 comment: