Thursday, August 6, 2015

UBI JALAR MENYEMBUHKAN DIABETES MELLITUS ( KENCING MANIS )


TANAMAN UBI JALAR ( Ipomoea batatas L. )

Tanaman ubi jalar atau “sweet potato” merupakan tanaman yang banyak tumbuh di daerah tropis. Di daerah tertentu maupun negara tertentu seperti Afrika, ubi jalar menjadi salah satu sumber makanan pokok karena memiliki kandungan gizi yang tinggi terutama kandungan karbohidrat, selain itu ubi jalar memiliki kandungan senyawa kimia yang berfungsi sebagai antioksidan


Para ahli botani dan pertanian memperkirakan tanaman ubi jalar berasal dari benua Amerika, Selandia baru dan Polinesia. Seorang ahli botani dari Soviet bernama Nikolai Ivanovich Vavilov, memastikan sentrum primer asal ubi jalar dari Amerika Tengah. Pada abad ke 16 menyebar ke seluruh dunia terutama Negara beriklim tropis seperti kawasan Asia.

Di beberapa daerah di Indonesia tanaman ubi jalar  memiliki berbagai nama yang berbeda sesuai dengan ke anekaragaman bahasa daerah masing-masing, seperti :
a.      Jawa                     : ketela rambat ( telo rambat )
b.     Sunda                   : huwi
c.      Sumatera Barat      : ubi jawa
d.     Batak                    : gadong jalur
e.      Jakarta                  : ketela
f.       Dayak                   : katila
g.     Sulawesi Utara      : watata
Dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama sweet potato.


Terdapat tiga jenis ubi jalar yang popular di Indonesia, yaitu : ubi jalar berwarna putih kecoklatan, merah dan ungu. Ketiga jenis ubi jalar ini memiliki beberpa varietas unggul yang popular seperti  : lampeneng, cilembu, ibaraki, Borobudur, Georgia, mendut, kalasan, prambanan.

Klasifikasi ilmiah tanaman ubi jalar :
a.     Kerajaan     : Plantae
b.     Divisi          : Magnoliophyta
c.      Kelas          : Magnoliopsida
d.     Ordo           : Solanales
e.      Famili         : Convolvulacea
g.     Spesies        I. batatas
Nama binomial  Ipomoea batatas

f.       Genus          : Ipomoea
CARA MENANAM ATAU BUDI DAYA
Menanam maupun memperbanyak tanaman ubi jalar dapat dilakukan dengan 2 cara, yakni cara generative dan vegetative.
Cara generative adalah perbanyakan melalui umbi, pilih umbi berkualitas baik dan sehat, kemudian dibiarkan ditempat teduh dan lembab hingga keluar tunasnya. Tunas yang keluar dari umbi dipotong dan siap dibesarkan

Cara vegetative adalah perbanyakan dengan cara stek, calon indukan diambil dari tanaman yang berumur di atas 2 bulan dengan ruas pendek-pendek, caranya potong batang tanaman kira-kira sepanjang 15-25 cm, pada setiap potong terdapat minimal 2 ruas batang, papas daun-daunnya untuk mengurangi penguapan, potongan batang diikat lalu dibiarkan di tempat teduh selama 1 minggu kemudian baru ditanam

Budi daya ubi jalar paling baik bila ditanam didataran rendah hingga ketinggian 500 m di atas permukaan laut, suhu ideal 21˚C-27˚C dengan curah hujan 750 -1500 mm per tahun, memerlukan penyinaran matahari sekitar 11-12 jam.

KANDUNGAN SENYAWA KIMIA
Tanaman ubi jalar  memiliki senyawa kimia yang terkandung di, diantaranya :
a.      Mineral
b.     Antioksidan ( betakaroten, antosianin )
c.      Vitamin A dan C
d.     Serat
e.      Kalori


f.       Karbohidrat
g.     Protein
h.     Lemak
i.       Kalsium
j.       Magnesium
k.     Seng
l.       Selenium
m.  Kalium

KHASIAT PENGOBATAN
Khasiat yang dimiliki oleh Tanaman ubi jalar diantaranya sebagai berikut :
a.      Sebagai sumber karbohidrat yang baik
b.     Kaya serat hingga cocok untuk program diet
c.      Mencegah gangguan pencernaan
d.     Meningkatkan kekebalan tubuh
e.      Anti peradangan
f.       Menyembuhkan bronchitis
g.     Mencegah kanker
h.     Mencegah nyeri sendi
i.       Menjaga keseimbangan air dalam tubuh
j.       Mencegah diabetes mellitus (kencing manis )
k.     Menyembuhkan rabun ayam
l.       Menyembuhkan penyakit cacingan
m.  Menyembuhkan bisul
n.     Menyembuhkan demam berdarah
o.     Menyembuhkan sakit tenggorokan
p.     Memperlancar buang air besar
q.     Menyembuhkan mabuk perjalanan

RAMUAN TRADISIONAL
Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan tanaman ubi jalar antara lain :

1.     Mengobati luka dan bisul
a.      Daun ubi jalar yang masih segar, cuci bersih
b.     Tumbuk sampai halus
c.      Tempelkan pada bagian bisul, balut pakai kain bersih/perban
d.     Ganti tiap 3 jam sekali, lakukan secara rutin hingga sembuh

2.     Mengatasi demam berdarah
a.      Cuci bersih 300 gram daun ubi jalar segar
b.     Potong-potong secukupnya, rebus hingga mendidih
c.      Saring, dan dinginkan
d.     Tambahkan gula merah atau 1 sendok makan madu murni
e.      Minum 3 kali sehari, lakukan secara rutin hingga sembuh

3.     Menyembuhkan rabun ayam
a.      200 gram ubi jalar
b.     Kupas, cuci bersih lalu parut
c.      Campurkan air matang dan madu murni secukupnya
d.     Aduk rata, lalu peras dan saring
e.      Minum ramuan tersebut 3 kali sehari, lakukan secara rutin hingga sembuh

4.     Menyembuhkan mabuk perjalanan
a.      Ubi jalar secukupnya
b.     Rebus atau kukus sampai matang
c.      Makan sedikit demi sedikit, sebaiknya sebelum melakukan perjalanan
d.     Bila saat perjalan mengalami mabuk, bisa juga makan ubi jalar rebus atau makanan olahan dari ubi jalar seperti keripik ubi jalar.

5.     Menyembuhkan diabetes mellitus ( kencing manis )
a.      100 gram ubi jalar ( kupas, cuci, potong-potong secukupnya )
b.     Kulit labu siam 15 gram ( cuci, potong-potong secukupnya )
c.      Alpukat 50 gram ( kupas, cuci, potong-potong secukupnya )
d.     Rebus ketiga bahan tersebut dengan 1000 cc air, hingga mendidih dan tersisa 500 cc ( 2 gelas )
e.      Saring dan dinginkan, minum airnya 2 kali sehari

Berdasarkan hasil penelitian Institut Pertanian Bogor, ubi jalar merah yang berasal dari Papua mengandung senyawa betakarotena yang mampu menurunkan infeksi HIV/AIDS, sehingga diusulkan menjadi diet utama penderita HIV/AIDS. Dibanding dengan bahan makanan pokok lain, ubi jalar memiliki kandungan senyawa pembentuk vitamin A tertinggi, yaitu mencapai 14187 IU per 100 gram porsi, atau mencapai 89 % kebutuhan harian. Betakarotena termasuk salah satu senyawa pembentuk vitamin A.

Selamat mencoba semoga bermanfaat…… ( AST/agwingallery )

No comments:

Post a Comment